Sabtu, 22 November 2008

Kripik Setan, Pedas Gitu Lho hello yes !


Pada suatu hari, hiduplah sekantong keripik bernama kripik Setan-Pedas Gitu lho.
Keripik itu telah mengakibatkan teman-teman saya kecanduan dan berefek samping membuat mencret-mencret dan sakit perut.
Keripik Setan itu, like its name, emang bener-bener setan ! pedes banget ! saya nggak pernah beli itu, semua keripik setan yang tercerna ditubuh saya adalah hasil penjarahan dari Kripik Setan milik Intan Hohohoho !
Lagi apa sih yang membuat temen-temen saya demen banget sama kripik setan? Apa karena mereka doyan banget pedes atau temen-temen saya itu setan semua ?
Ada satu lagi alasan kenapa disebut Kripik Setan, menurut penelitian saya.

1. Orang yang habis makan kripik setan langsung pada kesetanan (baca: kepedesan) dan langsung pada ngembat minuman saya ! Setan !!

Menurut guru UKS, kalo kebanyakan makan kripik setan (bukan ! bukan akan keluar tanduk dan buntut merah dari pantatnya) bisa mencret (like my friend, the victim of mencret by Satan crackers) sakit perut, gonorrhea (jelas tidak mungkin begituan ama keripik) dan usus buntu !

Mulai sekarang ! Kurangi Frekuensi makan Keripik Setan ! yeah !


Salam narsis


Milavi


NB: Paling enak tuh keripik balado Christine Hakim !

5 komentar:

**Erika mengatakan...

gw pernah baca di imel forward an, katanya kripik setan tuh salah satu bahan bakunya sama kayak bahan baku balsem, jadi bisa pedes gilak gitu, bener ga ya?? hiii...serem :(

Mbotenology mengatakan...

hah? hahahha


mungkin aja, tapi masa balsem??

coba imel forwardannya dicopy n dicomment, kita mau liat :D

**Erika mengatakan...

sayangnya udah ke delete, coba aja search di google pake keyword kripik setan, balsem, pedes.

wakakaka...

ada2 aja nih imel fwd an :p

Mbotenology mengatakan...

hahahah

ih tuh temennya mbak erika negative thinking aja...

siapa tau pedesnya emang gara-gara cabe :p

Cataphract mengatakan...

Ijin dari Depkes-nya sudah pasti ASLI, bisa di confirm ke Dinkes yang bersangkutan. Kalau anda ikutan nyebarin informasi ini, berarti sudah menghina profesionalisme Depkes/POM, menghancurkan industri kecil produsen keripik setan, menyebar fitnah tanpa landasan pengetahuan teknis sama sekali.

Asal tahu aja, harga balsem jelas jauh lebih mahal dibanding bubuk cabe kalau tujuannya untuk diaplikasikan melalui proses penaburan pada keripik tawar.

Pake dulu akal sehatnya sebelum ikut-ikutan nyebarin berita yang ga jelas. Mana mungkin balsem diolesin satu per satu ke permukaan keripik yang unyielding/unflexible dengan bentuk permukaan yang tidak beraturan? Butuh berapa orang per harinya untuk melakukan kerjaan "aneh" tersebut, padahal produksi per hari kripset bisa mencapai sekitar sekitar 900.000 keping keripik per harinya (kalau dihitung per keping)?

Berita aneh ini sudah menghancurkan pasar kripset di daerah Bogor dan sekitarnya. Tahukah anda berapa orang yang sudah kehilangan mata pencahariannya, hanya disebabkan oleh adanya isu yang saya jamin TIDAK BENAR dan sama sekali tidak masuk akal dipandang dari segi teknis pengolahan bahan makanan?

Insya Allah para pembaca termasuk ke dalam golongan orang yang suka menggunakan akal sehat dan tidak mudah percaya begitu saja dengan segala kabar yang terpampang di "the net", terima kasih...